rsync dengan ssh port berbeda

rsync sangat banyak digunakan untuk memindahkan data karena rsync stabil dan bisa menghandle jumlah file yang sangat besar, dan bisa dengan SSH sehingga proses pemindahan lebih aman.
Untuk alasan keamanan banyak admin yang mengganti port standar SSH dari 22 ke berbagai nomer acak, contoh: 9820, dengan mengganti port tersebut rsync akan menolak untuk bekerja, karena defaultnya rsync + ssh melakukan koneksi ke port 22

ssh: connect to host xxxxxxxxx.com port 22: Connection refused
rsync: connection unexpectedly closed (0 bytes received so far) [sender]
rsync error: unexplained error (code 255) at io.c(601) [sender=3.0.8]

untuk mengatasinya gunakan perintah berikut ini :

--rsh='ssh -p9820'

dimana 9820 adalah port SSH anda.

Backup cPanel menggunakan rysnc

rysnc image
Sebelum memulai tutorial ini silahkan setting dulu agar user bisa login ke server backup tanpa password, dengan membaca tutorial less password using ssh key. Setelah bisa login ke remote server, sekarang ketik perintah berikut menggunakan user root (di server cPanel)
misalkan server backup memiliki ip : 12.34.56.78 dan folder tempat menyimpan backupnya adalah /home/user/backup, semua file didalam folder /home akan di copy/salin ke remote server, jadi isi folder /home di server cPanel sama dengan isi file /home/user/backup.

rsync -avzu --stats --delete --progress --rsh=ssh /home root@12.34.56.78:/home/user/backup

proses ini bisa berlangsung lama tergantung banyaknya file dan kecepatan transfer antar server, untuk itu gunakan screen agar bisa dijalankan dengan mode background (proses tetap berjalan walaupun sudah logout dari ssh session)

screen rsync -avzu --stats --delete --progress --rsh=ssh /home root@12.34.56.78:/home/user/backup

Backup Semua User cPanel melalui SSH

backup cpanel
Login ke server sebagai root, sebelumnya buat semua user/pengguna cPanel ke dalam sebuah file, untuk memudahkan proses backup.

ls /var/cpanel/users/ > usercpanel

buka file usercpanel tersebut, lalu hapus baris paling atas yang berisi

./
../

sesudah itu jalankan script berikut ini

cat usercpanel | while read a; do /scripts/pkgacct $a; done

ada baiknya menggunakan screen, agar script tetap berjalan di background, walaupun sewaktu-waktu koneksi terputus.

screen
cat usercpanel | while read a; do /scripts/pkgacct $a; done

Semua file hasil backup diletakkan di folder /home dengan awalan nama cpmove-namaakun.tar.gz.