Setup Apache Webserver With IPv6

Hanya terdapat sedikit perbedaan dengan konfigurasi buat ipv4, ini mungkin berguna buat yang lagi ngambil certificate ipv6 dari he.
Debian/Ubuntu

apt-get install apache2

CentOS/Fedora

yum install httpd

edit httpd.conf

nano /etc/httpd/conf/httpd.conf

dibagian listening ubah menjadi

Listen [::]:80
Listen 0.0.0.0:80

contoh penggunaan untuk virtual host (IPv6 Only)

<VirtualHost [2001:470:1f11:94e::5]:80>
DocumentRoot /var/www/ipv6.karo.or.id
ServerName ipv6.karo.or.id
CustomLog     /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-access.log combined
ErrorLog      /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-error.log
</VirtualHost>

kalo mau ditambahi biar bisa diakses dari IPv4

<VirtualHost 74.62.152.130:80 [2001:470:1f11:94e::5]:80>
DocumentRoot /var/www/ipv6.karo.or.id
ServerName ipv6.karo.or.id
CustomLog     /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-access.log combined
ErrorLog      /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-error.log
</VirtualHost>

kalau pake cara diatas kita listen ke ip tertentu, kalo mau web server listen ke semua ip yang ada dalam system ubah virtualhost menjadi

<VirtualHost *:80>
DocumentRoot /var/www/ipv6.karo.or.id
ServerName ipv6.karo.or.id
CustomLog     /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-access.log combined
ErrorLog      /var/log/httpd/ipv6.karo.or.id-error.log
</VirtualHost>

nanti dibuatkan tutorial yang lebih lengkap, buat apache ipv6, email ipv6, ftp ipv6 🙂
penutup :
Selamat datang di dunia IPv6.

Konfigurasi Virtual Host Apache

Virtual host, dipakai untuk penggunaan banyak domain atau juga subdomain dalam 1 ip. Ip static yang kita pakai 192.168.2.10 Kali ini yang dibahas hanya tentang apachenya, php dan mysql menyusul, oh ia distro yang kita pake adalah CentOS 5.5

1. install webserver apache

[root@static ~]# yum install apache2

2. buat direktori untuk penyimpanan domain/subdomain

domain yang akan kita buat sebagai contoh adalah domain1.com dan domain2.com, sedangkan untuk subdomain menggunakan mail.domain1.com. /var/www/html adalah path default apache2 di CentOS.

[root@static ~]# mkdir /var/www/html/domain1.com

[root@static ~]# mkdir /var/www/html/domain2.com

[root@static ~]# mkdir /var/www/html/mail.domain1.com

3. ubah file konfigurasi apache

untuk editor bisa menggunakan editor favorite anda.

[root@static ~]# nano /etc/httpd/config/httpd.conf

ubah dibagian :

NameVirtualHost 80

menjadi

NameVirtualHost 192.168.2.10:80

lalu tambahkan dibagian bawahnya :

<VirtualHost 192.168.2.10:80>
DocumentRoot /var/www/html/domain1.com
ServerName domain1.com
ServerAlias domain1.com *.domain1.com
</VirtualHost>

<VirtualHost 192.168.2.10:80>
DocumentRoot /var/www/html/domain2.com
ServerName domain2.com
ServerAlias domain2.com *.domain2.com
</VirtualHost>

<VirtualHost 192.168.2.10:80>
DocumentRoot /var/www/html/mail.domain1.com
ServerName mail.domain1.com
ServerAlias mail.domain1.com *.mail.domain1.com
</VirtualHost>

4. buat file index.html untuk masing-masih domain/subdomain

[root@static ~]# echo “domain1.com” >> /var/www/html/domain1.com

[root@static ~]# echo “domain2.com” >> /var/www/html/domain2.com

[root@static ~]# echo “mail.domain1.com” >> /var/www/html/mail.domain1.com

5. restart apache server

[root@static ~]# service httpd restart

coba buka domain1.com, domain2.com dan mail.subdomain1.com 🙂 . Selamat mencoba